Bagi sebagian besar pengguna internet, Kecerdasan Buatan (AI) identik dengan AI generatif. Model Bahasa Besar (LLM) seperti GPT dan Claude telah menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat untuk merasakan potensi tak terbatas yang ditawarkan oleh kecerdasan buatan.
Setelah berhasil menguasai sintaksis dan mereplikasi berbagai meme, LLM telah berhasil menarik imajinasi publik. Kemudahan penggunaan dan sifatnya yang menghibur menjadi faktor utama popularitasnya. Namun, wacana mengenai OpenCog Hyperon dan Artificial General Intelligence (AGI) mulai muncul, mengindikasikan adanya upaya untuk mengembangkan sistem AI yang melampaui kemampuan LLM yang ada saat ini, menuju bentuk kecerdasan yang lebih umum dan komprehensif.