Para pemimpin keuangan dilaporkan berhasil meningkatkan laba atas investasi (ROI) secara signifikan melalui penerapan kecerdasan buatan agen (Agentic AI) dalam otomatisasi pembayaran hutang. Pendekatan ini mengubah tugas-tugas manual menjadi alur kerja yang sepenuhnya otonom, tanpa memerlukan intervensi manusia secara terus-menerus.
Data menunjukkan bahwa proyek kecerdasan buatan umum mencatat peningkatan ROI sebesar 67 persen pada tahun lalu. Namun, agen otonom menunjukkan kinerja yang lebih unggul, mencapai rata-rata ROI sebesar 80 persen. Keunggulan ini dicapai berkat kemampuannya dalam menangani proses keuangan yang kompleks secara mandiri.
Perbedaan kinerja yang mencolok antara kedua jenis AI ini menggarisbawahi potensi besar Agentic AI untuk mendorong efisiensi operasional dan optimalisasi finansial yang lebih tinggi dalam fungsi keuangan.


