Dalam upaya Tiongkok untuk memodernisasi dan membersihkan sistem energinya, kecerdasan buatan (AI) kini memainkan peran sentral dalam proses produksi, distribusi, dan pemanfaatan energi sehari-hari.
Implementasi AI ini bukan lagi sekadar wacana kebijakan, melainkan telah terwujud dalam operasional praktis. Sebagai contoh nyata, sebuah fasilitas produksi di Chifeng, sebuah kota di Tiongkok utara, menunjukkan bagaimana AI diintegrasikan.
Pabrik tersebut memproduksi hidrogen dan amonia dengan sepenuhnya mengandalkan listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan, menunjukkan potensi AI dalam menciptakan sistem energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.