Levi Strauss, perusahaan pakaian berusia hampir 175 tahun, terus memperkuat fokusnya pada model bisnis direct-to-consumer (DTC). Dalam upaya ini, perusahaan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan platform cloud ke dalam operasional intinya.
Pemanfaatan teknologi Microsoft menjadi kunci bagi Levi Strauss untuk:
- Memodernisasi pengalaman pelanggan.
- Meningkatkan produktivitas internal.
Pendekatan strategis Levi Strauss ini juga berfungsi sebagai studi kasus yang relevan bagi perusahaan lain dalam menerapkan teknologi terpadu untuk transformasi bisnis.