Sebuah potensi kemitraan antara Tesla dan Intel untuk pengembangan chip kecerdasan buatan (AI) menarik perhatian global setelah CEO Tesla, Elon Musk, mengklaim bahwa kolaborasi ini dapat menghasilkan chip AI dengan biaya hanya 10% dari harga produk Nvidia.

Pernyataan tersebut disampaikan Musk secara publik pada rapat pemegang saham tahunan perusahaan pada tanggal 6 November 2025. Klaim ini mengindikasikan adanya potensi disrupsi signifikan dalam infrastruktur AI, yang secara langsung menantang dominasi pemain besar di pasar. Perkembangan ini diharapkan menjadi fokus utama bagi para pemimpin teknologi dan eksekutif di sektor perusahaan.