Harga Ethereum (ETH) menunjukkan ketidakpastian setelah gagal bertahan di atas level krusial $4.000, memicu kekhawatiran akan prospek pemulihan. Data pasar dan aktivitas on-chain mengindikasikan sentimen bearish, dengan beberapa analis memprediksi potensi penurunan lebih lanjut.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan:
Aktivitas On-Chain dan Permintaan Futures: Aktivitas jaringan yang lemah dan permintaan rendah di pasar futures Ethereum, yang menunjukkan premium 5% relatif terhadap pasar spot (di bawah kisaran normal 5-10%), menandakan kurangnya minat beli dengan leverage.
Arus Keluar ETF dan Biaya Jaringan: Meskipun ada arus masuk bersih ETF spot Ethereum berbasis AS sebesar $380 juta baru-baru ini, hal ini gagal memicu momentum bullish. Penurunan biaya jaringan Ethereum sebesar 16% dan penurunan 4% dalam jumlah alamat aktif selama seminggu terakhir juga mencerminkan melemahnya permintaan.
Analisis Teknis dan Prediksi Analis:
ETH telah bergerak di sekitar $4.000 selama dua minggu terakhir, setelah sempat anjlok di bawah $3.500 pada 11 Oktober. Upaya untuk menembus resistensi $4.000 berulang kali gagal, dan harga menunjukkan tiga candlestick merah berturut-turut pada grafik harian.
Para analis memperingatkan bahwa kehilangan level dukungan $3.800 dapat memicu penjualan lebih lanjut menuju zona $3.500-$3.700, bahkan hingga $3.354. Sebaliknya, merebut kembali $4.000 akan membuka jalan menuju $4.200 dan $4.500.
Beberapa analis berpendapat bahwa kondisi saat ini bisa menjadi "bear trap klasik" atau koreksi yang sehat jika level dukungan kunci dipertahankan, terutama antara $3.800-$4.200 untuk potensi "Q4 yang kuat."
Pergerakan harga Ethereum selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan untuk mempertahankan level dukungan krusial atau menembus resistensi utama di tengah sentimen pasar yang berhati-hati.