Bitcoin dalam Fase "Penawaran Produk Awal" Menurut Analis
Analis makro dan veteran Wall Street, Jordi Visser, berpendapat bahwa Bitcoin sedang mengalami fase yang ia sebut sebagai "penawaran produk awal" (IPO). Fase ini ditandai dengan rotasi kepemilikan, di mana para pemegang awal (OG holders) secara bertahap melepas kepemilikan mereka, sementara investor baru mengakumulasi token. Proses ini mengarah pada distribusi pasokan yang lebih luas di antara basis investor yang lebih besar.
Visser menjelaskan bahwa pergerakan ini, meskipun terjadi secara bertahap dan bukan karena kepanikan, menunjukkan pola yang serupa dengan IPO tradisional:
- Para pemegang awal merealisasikan keuntungan mereka.
- Investor baru mengakumulasi aset saat terjadi penurunan harga.
- Konsentrasi kepemilikan awal digantikan oleh distribusi yang lebih luas, meningkatkan ketahanan aset dalam jangka panjang.
Konsolidasi Harga di Tengah Keyakinan Fundamental yang Kuat
Meskipun harga Bitcoin menunjukkan pergerakan mendatar (sideways) dalam beberapa waktu terakhir, Visser melihatnya sebagai periode konsolidasi yang wajar pasca-IPO. Ini adalah waktu ketika investor awal menjual dan investor jangka panjang baru mulai mengumpulkan aset. Ia mengakui bahwa pola ini dapat menimbulkan frustrasi di pasar, namun menekankan bahwa fundamental aset tetap solid.
Keyakinan terhadap Bitcoin didukung oleh beberapa faktor kunci:
- Persetujuan ETF (Exchange-Traded Fund) Bitcoin yang berkelanjutan.
- Hashrate jaringan Bitcoin yang mencapai titik tertinggi baru.
- Peningkatan adopsi stablecoin secara global.
Visser menambahkan bahwa pasar tidak mengalami keruntuhan (collapse) seperti yang sering terlihat di pasar bearish, melainkan konsolidasi di mana setiap penurunan harga dibeli kembali, mengindikasikan adanya minat beli yang kuat. Ia memprediksi fase "IPO" ini kemungkinan akan berlanjut selama 6 hingga 18 bulan, yang pada akhirnya dapat menghasilkan volatilitas yang berkurang seiring dengan distribusi kepemilikan yang lebih merata.